Article > Warenhuis de Vries

Warenhuis de Vries

WISATA SEJARAH | 9 Mei 2019

Irwan

Gurilaps Admin

Lokasi: Jalan Asia Afrika 81 Kota Bandung

Warenhuis atau toko serbaada. Begitulah kira-kira nama yang melekat kuat pada bangunan ini. Bila diperhatikan, di bagian muka bangunan tertulis “Landbouw Benoodigdheden Import Commissionairs Venduhouders Warenhuis de Vries Export Kunst Boek – Paper Handel”. Tulisan yang dicetak kapital tersebut kira-kira bermakna, de Vries adalah tempat yang dibangun pemiliknya untuk kegiatan macam-macam perniagaan.
Terletak di Jalan Asia Afrika (dulu Grote Postweg) dan pertigaan ujung selatan Jalan Braga, gedung ini pernah mengalami renovasi besar-besaran. Mulanya dibangun pada 1895 dengan rancangan bergaya arsitektur Oud Indische Stijl. Ciri utamanya banyak tiang besar.
Gedung de Vries dirancang kembali oleh Edward Cuypers pada 1909 sejalan dengan perkembangan arsitektur Kota Bandung saat itu. Bangunan baru seperti terlihat sekarang, punya gaya klasik Eropa. Namun, tak ada lagi kolom-kolom megah. Penanda khasnya menara yang melekat di bagian sudut timur bangunan.
Warenhuis difungsikan sebagai toko serbaada sekaligus yang pertama di Kota Bandung. Nama toko diambil dari nama pemiliknya yaitu Klass de Vries. Sebagai toko serbaada, Warenhuis de Vries menyediakan berbagai macam keperluan sehari-hari mulai dari peralatan dapur, makanan dan minuman, sepatu hingga parfum. Dalam kegiatan usahanya, Tuan de Vries dibantu kemenakannya yaitu Jan R. de Vries dan dua orang pribumi bernama Karta dan Atmo.

Pada masa jayanya, Warenhuis de Vries pernah menjadi toko serbaada yang ramai. Pernah pula berubah fungsi menjadi pertokoan modern. Seterusnya, gedung beberapa kali berganti fungsi mulai dari toko meubel hingga diskotek. Teranyar, setelah sempat tak terawat dalam waktu yang cukup lama, gedung anggun ini diambil alih pengelolaannya oleh sebuah bank. Kini, de Vries bertransformasi menjadi salah satu daya tarik bangunan tua yang nampak kokoh di kawasan Asia Afrika. (IA)*

Hot Deals

Rp 556,750
Rp 473,000
2 hari

Nikmatnya Hidup Di Desa

Kabupaten Garut, Jawa Barat

Rp 246,500
Rp 209,500
1 hari

Artikel Terkait

Warenhuis de Vries

Warenhuis atau toko serbaada. Begitulah kira-kira nama yang melekat kuat pada bangunan ini. Bila diperhatikan, di bagian muka bang..

Tugu Lady Raffles

Jika Anda berkunjung ke Kebun Raya Bogor, tengoklah sebuah bangunan mungil nan anggun bercat putih. Letaknya tak jauh dari gerbang..

Makam Cut Nyak Dhien

Lahir di Aceh tahun 1848 dan wafat tahun 1908 di Sumedang Jawa Barat. Demikianlah Cut Nyak Dhien (Tjut Nja Dien). Pahlawan nasiona..

PAKET JELAJAH

Rp 556,750
Rp 556,750
2 hari

Nikmatnya Hidup Di Desa

Kabupaten Garut, Jawa Barat

Rp 246,500
Rp 246,500
1 hari